Senin, 14 September 2026

SURAT LAMARAN PEKERJAAN

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:

  1. menjelaskan pengertian surat dan surat lamaran pekerjaan;

  2. mengidentifikasi kedudukan surat lamaran pekerjaan sebagai surat resmi;

  3. mengidentifikasi dan menjelaskan struktur surat lamaran pekerjaan;

  4. menjelaskan fungsi setiap bagian dalam surat lamaran pekerjaan;

  5. mengidentifikasi kaidah kebahasaan yang digunakan dalam surat lamaran pekerjaan;

  6. membedakan penggunaan bahasa yang baku, efektif, santun, dan persuasif dalam surat lamaran pekerjaan;

  7. memperbaiki penggunaan kata, kalimat, ejaan, dan tanda baca yang tidak tepat dalam surat lamaran pekerjaan; dan

  8. menyusun surat lamaran pekerjaan yang jelas, sistematis, santun, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.


B. Manfaat Mempelajari Surat Lamaran Pekerjaan

Mempelajari surat lamaran pekerjaan tidak hanya penting untuk memperoleh nilai dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Keterampilan ini juga dapat digunakan ketika siswa memasuki dunia kerja.

Dengan mempelajari materi ini, siswa dapat:

1. Menyampaikan lamaran secara profesional

Siswa dapat menyusun surat yang menunjukkan keseriusan, kesantunan, dan profesionalitas ketika melamar pekerjaan.

2. Menyampaikan kemampuan secara meyakinkan

Surat lamaran membantu siswa belajar memilih informasi yang relevan tentang pendidikan, keterampilan, pengalaman, dan kompetensi yang sesuai dengan posisi yang dilamar.

3. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara tertulis

Dalam dunia kerja, kemampuan menyampaikan informasi secara jelas dan efektif sangat diperlukan. Surat lamaran menjadi salah satu latihan nyata untuk mengembangkan kemampuan tersebut.

4. Menerapkan bahasa Indonesia dalam situasi nyata

Siswa tidak hanya mempelajari teori tentang kalimat efektif, kata baku, ejaan, dan pemerian, tetapi juga menerapkannya dalam dokumen yang digunakan dalam kehidupan profesional.

5. Mempersiapkan diri memasuki dunia kerja

Kemampuan membuat surat lamaran merupakan salah satu keterampilan dasar yang bermanfaat ketika siswa mengikuti praktik kerja, magang, rekrutmen, atau melamar pekerjaan setelah lulus.

Dengan kata lain, mempelajari surat lamaran pekerjaan berarti belajar bagaimana memperkenalkan kemampuan diri secara tepat melalui komunikasi tertulis.

 

C. Pengertian Surat Lamaran Pekerjaan

1. Pengertian Surat

Surat adalah media komunikasi tertulis yang digunakan untuk menyampaikan informasi, pemberitahuan, permohonan, atau pesan kepada pihak lain.

2. Pengertian Surat Lamaran Pekerjaan

Surat lamaran pekerjaan adalah surat yang dibuat oleh seseorang untuk mengajukan permohonan bekerja pada suatu instansi, perusahaan, organisasi, atau lembaga.

Surat lamaran pekerjaan berfungsi untuk memperkenalkan diri kepada calon pemberi kerja sekaligus menyampaikan posisi yang dilamar, kualifikasi yang dimiliki, dan kesediaan mengikuti proses seleksi.

Karena digunakan dalam konteks pekerjaan dan ditujukan kepada pihak yang memiliki kewenangan dalam proses penerimaan tenaga kerja, surat lamaran pekerjaan menggunakan bahasa Indonesia yang baku, formal, santun, efektif, dan sesuai kaidah kebahasaan.

 

D. Jenis Surat

1. Surat Pribadi

Surat pribadi adalah surat yang digunakan untuk menyampaikan kepentingan atau keperluan pribadi kepada orang lain.

2. Surat Resmi

Surat resmi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan resmi, baik oleh perseorangan maupun lembaga, dengan menggunakan bahasa yang baku dan santun.

Surat resmi terdiri atas:

a. Surat Dinas

Surat yang berkaitan dengan kepentingan kedinasan atau administrasi suatu instansi atau lembaga.

Contohnya: surat undangan dinass, surat tugas, surat pemberitahuan.

b. Surat Niaga

Surat yang digunakan dalam kegiatan perdagangan atau bisnis.

Contohnya: surat penawaran, surat pemesanan barang, surat pengaduan, surat tagihan.


E. Struktur Surat Lamaran Pekerjaan

1. Tempat dan Tanggal Surat

Bagian ini menunjukkan tempat dan waktu surat dibuat.

Contoh:

Samarinda, 15 September 2026


2. Lampiran

Lampiran menunjukkan jumlah atau jenis dokumen yang disertakan bersama surat lamaran.

Contoh:

Lampiran: 4 berkas

 

3. Perihal

Perihal berisi pokok atau tujuan surat secara singkat.

Contoh:

Perihal: Lamaran Pekerjaan sebagai Staf Administrasi


4. Alamat atau Pihak yang Dituju

Bagian ini berisi pihak yang menerima surat.

Contoh:

Yth. Manajer Human Resources
PT Maju Bersama
Jalan Ahmad Yani No. 10
Samarinda

 

5. Salam Pembuka

Dengan hormat,

 

6. Paragraf Pembuka

Pembukaan yang lebih efektif adalah pembukaan yang langsung menunjukkan tujuan surat.

Contoh:

Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang dimuat di situs resmi PT Maju Bersama, saya bermaksud mengajukan lamaran untuk posisi Staf Administrasi.

atau 

Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang dimuat dalam harian Kompas pada 10 September 2026, saya bermaksud melamar posisi Staf Administrasi di PT Maju Bersama.

atau 

Berdasarkan informasi dari salah seorang karyawan PT Maju Bersama mengenai lowongan posisi Staf Administrasi, saya bermaksud mengajukan lamaran untuk posisi tersebut.

atau

Dengan ini, saya mengajukan lamaran untuk posisi Staf Administrasi di PT Maju Bersama sesuai dengan kualifikasi yang saya miliki.


7. Paragraf Isi

Paragraf isi memuat identitas singkat, posisi yang dilamar, kualifikasi, pengalaman, serta dokumen pendukung yang relevan.

Contoh:

Saya merupakan lulusan SMK Negeri 1 Samarinda jurusan Manajemen Perkantoran. Selama menempuh pendidikan, saya memperoleh pengalaman dalam pengelolaan administrasi, pengoperasian aplikasi perkantoran, dan pelayanan pelanggan. Dengan kemampuan tersebut, saya yakin dapat memberikan kontribusi dalam posisi yang saya lamar.

Pemerian

Pemerian adalah penyajian informasi secara terperinci atau berupa rincian.

Nama                            : Delia Ayu

Tempat, tanggal lahir    : Samarinda, 10 April 2005

Pendidikan terakhir       : SMK Negeri 1 Samarinda

Alamat                          : Jalan Pahlawan No. 10, Samarinda

Nomor telepon              : 08xxxxxxxxxx

Surel                              : deliaayu@email.com

 

Pemerian juga dapat digunakan untuk merinci dokumen:

Sebagai bahan pertimbangan, saya melampirkan dokumen berikut:

  1. daftar riwayat hidup;

  2. fotokopi ijazah;

  3. fotokopi transkrip nilai; dan

  4. fotokopi KTP.

 

8. Paragraf Penutup

Paragraf penutup berisi harapan pelamar agar dapat mengikuti proses seleksi atau memperoleh kesempatan untuk bekerja.

Contoh:

Saya berharap dapat memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses seleksi dan memberikan kontribusi bagi PT Maju Bersama. Atas perhatian dan kesempatan yang diberikan, saya mengucapkan terima kasih.

Atas perhatian Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.

 

9. Salam Penutup

Salam penutup yang lazim digunakan adalah:

Hormat saya,

(tanda tangan)

Delia Ayu


F. Kaidah Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan

1. Menggunakan Kalimat Deklaratif (pernyataan)

Saya merupakan lulusan SMK Negeri 1 Samarinda jurusan Manajemen Perkantoran.

Saya memiliki pengalaman dalam mengelola administrasi dan menggunakan aplikasi perkantoran.


2. Menggunakan Kalimat Persuasif

Dengan kemampuan dan pengalaman yang saya miliki, saya yakin dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan.

 

3. Menggunakan Kata Kerja Aksi

mengelola, mengoperasikan, menyusun, melayani, mengembangkan, berkomunikasi, menganalisis, mengadministrasikan.

 

4. Menggunakan Pemerian

Nama                        : Delia Ayu
Pendidikan terakhir  : SMK Negeri 1 Samarinda
Posisi yang dilamar  : Staf Administrasi

 

5. Menggunakan Bahasa Baku dan Santun

Kurang tepat:

Saya pengen banget bekerja di perusahaan ini.

Lebih tepat: 

Saya tertarik untuk bergabung dan memberikan kontribusi bagi perusahaan.

Kurang tepat: 

Saya bisa kerja di bagian administrasi.

Lebih tepat: 

Saya memiliki kemampuan dalam bidang administrasi.

 

6. Menggunakan Kalimat Efektif

Kurang efektif:

Dengan surat ini saya ingin sekali menyampaikan bahwa saya bermaksud untuk mengajukan lamaran pekerjaan kepada perusahaan Bapak/Ibu yang Bapak/Ibu pimpin.

Lebih efektif:

Dengan ini, saya mengajukan lamaran untuk posisi Staf Administrasi di PT Maju Bersama.


G. Contoh Surat Lamaran Pekerjaan

Samarinda, 15 September 2026

Lampiran    : 4 berkas
Perihal         : Lamaran Pekerjaan sebagai Staf Administrasi

 

Yth. Manajer Human Resources
PT Maju Bersama
Jalan Ahmad Yani No. 10
Samarinda

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang dimuat di situs resmi PT Maju Bersama, saya bermaksud mengajukan lamaran untuk posisi Staf Administrasi.

Saya merupakan lulusan SMK Negeri 1 Samarinda jurusan Manajemen Perkantoran. Selama menempuh pendidikan, saya memperoleh pengalaman dalam pengelolaan administrasi, pengoperasian aplikasi perkantoran, serta pelayanan pelanggan. Saya memiliki kemampuan bekerja secara teliti, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam tim.

Sebagai bahan pertimbangan, saya melampirkan dokumen sebagai berikut:

  1. daftar riwayat hidup;

  2. fotokopi ijazah;

  3. fotokopi transkrip nilai; dan

  4. fotokopi KTP.

Saya berharap dapat memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses seleksi dan memberikan kontribusi bagi PT Maju Bersama. Atas perhatian dan kesempatan yang diberikan, saya mengucapkan terima kasih.

Hormat saya,

(tanda tangan)

Delia Ayu

TEKS CERITA SEJARAH

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:

  1. menjelaskan pengertian teks cerita sejarah;

  2. mengidentifikasi struktur teks cerita sejarah;

  3. mengidentifikasi ciri kebahasaan teks cerita sejarah;

  4. menganalisis hubungan waktu dan sebab-akibat dalam teks cerita sejarah; dan

  5. menyusun teks cerita sejarah secara runtut, logis, dan sesuai kaidah bahasa Indonesia.


Manfaat Mempelajari Teks Cerita Sejarah

Mempelajari teks cerita sejarah membantu siswa:

  • memahami peristiwa masa lalu secara runtut dan logis;

  • mengenali nilai, keteladanan, dan pelajaran dari peristiwa sejarah;

  • meningkatkan kemampuan membaca dan memahami informasi;

  • melatih kemampuan berpikir kronologis dan sebab-akibat;

  • meningkatkan keterampilan menulis berdasarkan fakta dan sumber yang dapat dipercaya; serta

  • menumbuhkan kesadaran terhadap sejarah dan kehidupan masyarakat.


A. Pengertian

Teks cerita sejarah adalah teks yang menyajikan informasi tentang peristiwa masa lampau secara kronologis dengan melibatkan tokoh, waktu, tempat, dan rangkaian peristiwa tertentu.

B. Struktur Teks Cerita Sejarah

1. Orientasi

Bagian pembuka yang mengenalkan tokoh, waktu, tempat, dan latar belakang peristiwa.

2. Kronologi/Urutan Peristiwa

Bagian yang menceritakan rangkaian peristiwa berdasarkan urutan waktu atau hubungan peristiwa.

3. Reorientasi

Bagian penutup yang berisi kesimpulan, komentar, atau refleksi terhadap peristiwa. Bagian ini bersifat opsional.

 

C. Ciri Kebahasaan

1. Pronomina

Pronomina adalah kata yang digunakan untuk menggantikan atau mengacu pada nomina, termasuk nama orang.

Contoh: saya, aku, kami, kita, kamu, Anda, ia, dia, beliau, mereka.

Pronomina persona meliputi:

Jenis
Tunggal
Jamak
Orang pertama
        saya, aku
kami, kita
Orang kedua
        kamu, Anda
kalian, Anda sekalian
Orang ketiga
        ia, dia, beliau        
mereka

Catatan: kami tidak mencakup lawan bicara, sedangkan kita mencakup lawan bicara.

 

2. Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal adalah kata penghubung yang menunjukkan hubungan waktu.

Contoh:

sebelum, setelah, ketika, saat, kemudian, selanjutnya, akhirnya.

Contoh kalimat:

Setelah Jepang menyerah, terjadi perubahan situasi politik di Indonesia.

 

3. Konjungsi Kausalitas

Konjungsi kausalitas menunjukkan hubungan sebab dan akibat.

Contoh:

karena, sebab, sehingga, akibatnya, oleh karena itu, oleh sebab itu.

Contoh:

Jepang mengalami kekalahan, sehingga terjadi perubahan situasi politik di Indonesia.

 

4. Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau lebih.

Contoh:

Bung Karno ditahan karena dianggap membahayakan pemerintahan kolonial.

Terdapat dua klausa:

Bung Karno ditahan.
Bung Karno dianggap membahayakan pemerintahan kolonial.

 

D. Contoh Singkat

Sejarah Terciptanya Instagram

Orientasi

Instagram merupakan layanan jejaring sosial untuk berbagi foto dan video yang dikembangkan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger. Instagram pertama kali diluncurkan pada 6 Oktober 2010 untuk perangkat iPhone.

Kronologi

Pada awalnya, Kevin Systrom mengembangkan aplikasi bernama Burbn yang memiliki berbagai fitur. Setelah melakukan evaluasi, Systrom dan Mike Krieger memutuskan untuk memusatkan aplikasi tersebut pada fitur berbagi foto.

Kemudian, aplikasi tersebut dikembangkan dan diberi nama Instagram. Setelah diluncurkan, Instagram mendapat perhatian pengguna dan berkembang dengan cepat.

Selanjutnya, Instagram menambahkan berbagai fitur untuk memperluas interaksi penggunanya.

Pada 9 April 2012, Facebook mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi Instagram dengan nilai sekitar US$1 miliar dalam bentuk uang tunai dan saham.

Reorientasi

Perjalanan Instagram menunjukkan bahwa sebuah gagasan dapat berkembang melalui proses evaluasi, penyederhanaan, dan perbaikan. Sejarah Instagram memberikan pelajaran bahwa keberhasilan sebuah inovasi tidak selalu berasal dari gagasan yang sempurna sejak awal, tetapi dapat tumbuh melalui proses belajar dan pengembangan yang berkelanjutan.

TEKS EDITORIAL

A. Tujuan Pembelajaran

      Setelah mempelajari materi ini, siswa mampu:

  1. Menjelaskan pengertian dan tujuan teks editorial.
  2. Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks editorial.
  3. Membedakan fakta dan opini dalam teks editorial.
  4. Menganalisis argumentasi dalam teks editorial.
  5. Menulis teks editorial sederhana dengan argumentasi yang logis.

B. Pengertian

Teks editorial adalah tulisan yang berisi sikap atau pendapat resmi redaksi suatu media terhadap isu atau peristiwa yang aktual dan penting bagi masyarakat.

Editorial juga disebut tajuk rencana.

Perbedaannya dengan berita:

Berita → menyampaikan fakta tentang suatu peristiwa.
Editorial → membahas suatu isu berdasarkan fakta dan menyampaikan sikap atau pendapat redaksi.

C. Struktur Teks Editorial

  1. Pengenalan isu/Tesis
    Berisi pengenalan masalah dan pandangan awal redaksi.
  2. Argumentasi
    Berisi pendapat yang diperkuat dengan alasan, fakta, data, atau contoh.
  3. Penegasan ulang
    Berisi penegasan kembali sikap redaksi, dapat berupa kesimpulan, saran, atau harapan.

Rumus:

Isu → Argumentasi → Penegasan ulang

D. Ciri-Ciri Teks Editorial

  • Membahas isu yang aktual dan penting.
  • Mengandung sikap atau pendapat redaksi.
  • Pendapat didukung fakta atau alasan yang logis.
  • Menggunakan bahasa baku dan formal.
  • Menggunakan konjungsi kausalitas, seperti karena, sehingga, akibatnya, dan oleh karena itu.
  • Menggunakan kata yang menunjukkan sikap, seperti harus, perlu, sebaiknya, dan semestinya.

E. Fakta dan Opini

Fakta adalah informasi yang dapat dibuktikan kebenarannya.

Contoh: Sekolah mulai menggunakan komputer untuk ujian.

Opini adalah pendapat atau penilaian.

Contoh: Penggunaan komputer untuk ujian merupakan langkah yang tepat.

Ingat:

Fakta = dapat dibuktikan.
Opini = pendapat atau penilaian.

F. Unsur 5W + 1H

Unsur 5W + 1H terutama digunakan untuk menggali informasi dalam teks berita:

  • What → apa
  • Who → siapa
  • When → kapan
  • Where → di mana
  • Why → mengapa
  • How → bagaimana

Dalam editorial, fakta dari 5W + 1H dapat digunakan sebagai dasar argumentasi, tetapi 5W + 1H bukan struktur utama editorial.

G. Contoh Teks Editorial

Penggunaan Teknologi dalam Pendidikan Perlu Terus Dikembangkan

Pengenalan Isu

Perkembangan teknologi telah membawa perubahan dalam dunia pendidikan. Penggunaan teknologi dapat membantu guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran serta membuat berbagai kegiatan pendidikan menjadi lebih efektif. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi di sekolah perlu terus dikembangkan.

Argumentasi

Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi adalah penggunaan komputer dalam pelaksanaan ujian. Sistem ujian berbasis komputer dapat mengurangi penggunaan kertas dan membantu proses pemeriksaan jawaban menjadi lebih efisien. Selain itu, siswa juga semakin terbiasa menggunakan teknologi dalam kegiatan belajar.

Namun, penerapan teknologi tidak dapat dilakukan tanpa persiapan. Tidak semua sekolah memiliki fasilitas komputer, jaringan internet, dan tenaga pendidik yang memiliki kemampuan teknologi yang sama. Jika kondisi tersebut tidak diperhatikan, penggunaan teknologi justru dapat menimbulkan kesenjangan antarsekolah.

Karena itu, pemerintah dan sekolah perlu memastikan ketersediaan fasilitas serta meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi. Siswa juga perlu mendapatkan pendampingan agar dapat menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Penegasan Ulang

Teknologi merupakan salah satu sarana yang dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, penerapannya harus dilakukan secara bertahap dan merata. Pemerintah, sekolah, guru, dan siswa perlu bekerja sama agar perkembangan teknologi benar-benar memberikan manfaat bagi pendidikan.

H. Manfaat Mempelajari Teks Editorial

Dengan mempelajari teks editorial, siswa dapat:

  • berpikir lebih kritis;
  • membedakan fakta dan opini;
  • menilai apakah suatu pendapat memiliki alasan yang kuat;
  • menyampaikan pendapat secara logis dan santun;
  • lebih cermat dalam menerima informasi, terutama dari media dan media sosial.


Senin, 08 September 2025

TEKS ANEKDOT


A.       Contoh Teks Anekdot

Sekali Pakai

 

Seorang warga Samarinda yang berprofesi sebagai sopir travel bandara, diajak ngobrol penumpangnya yang merupakan warga negara Inggris. Si bule Inggris itu baru pertama kali ke Samarinda. Tujuannya adalah meninjau lokasi pertambangan batubara yang ada di daerah Palaran. Ketika sampai di Tepian Mahakam, ia melihat anak-anak bermain sepak bola di lapangan Tepian. Si Bule Inggris pun berkomentar.

“Wah, ramai juga sepak bola di Indonesia ya!”

“Iya, Mr. Bule. Kami ini bangsa pecinta sepak bola.”

“Tapi menurut saya, prestasi Indonesia tidak akan bisa mengalahkan Inggris kalau Indonesia ini masih miskin.”

“Ndak juga harus kaya kali, Mr. Brasil aja ndak kaya-kaya amat, tapi bisa lima kali juara dunia.”

“Oh, beda itu. Orang-orang Brasil itu banyak main di Eropa, terutama Inggris. Jadi, mereka sudah terbiasa diperlakukan seperti orang kaya di sana."

Orang Samarinda tampak bingung.

"E... Kamu bingung ya? Jadi begini maksud saya. Di Liga Inggris, kami itu tidak pelit. Uang kami banyak. Dalam satu laga, kami terbiasa menyiapkan sepuluh bola. Meskipun bola yang terpakai cuma satu, sepuluh bola itu tidak kami pakai lagi, langsung kami beri ke orang lain. Kaos pemain juga begitu. Kami siapkan lima kaos tiap pemain. Sepatu pemain pun begitu. Semuanya sekali pakai. Pokoknya kami ini kaya.”

“Ah, Mr. Bule belagu! Gitu aja sombong! Kalau begitu urusannya, kami lebih kaya dari Inggris. Biarpun kami tidak seperti liga Inggris yang pemakaian bola, sepatu, dan kaosnya cuma sekali pakai, kami jelas lebih kaya dari kalian."

"Ah, apa buktinya?"

"Kalau cuma kaos, bola, dan sepatu, itu ndak seberapa. Kami, orang Kalimantan Timur, punya stadion internasional yang sekali pakai."

"Ah, tidak percaya saya. Mana buktinya?"

"Itu!!!!" sambil menunjuk Stadion Palaran.

Si Bule pun hanya terdiam dan malu melihat betapa kayanya Kaltim yang memiliki stadion bertaraf Internasional hanya untuk sekali pakai.



 

Penguasa Dunia

 

Dua pemuda Yahudi cerdas lagi nongkrong di kafe, ngopi sambil diskusi serius. Salah satunya membuka tas dan mengeluarkan setumpuk kertas tebal.

“Bro, aku baru selesai nulis buku. Judulnya Rahasia Jadi Penguasa Dunia. Kalau bangsa kita jalanin isi buku ini, yakin deh, kita bakal pimpin peradaban.”

Temannya penasaran, membaca sekilas, lalu mendelik.

“Lho, ini… kok kayak déjà vu? Kayaknya aku pernah baca. Jangan-jangan ini isinya dari kitab orang Islam?”

“Yo a, bener banget, Bro! Semua aku comot dari Al-Qur’an.”

“Lah, terus kamu nggak takut ketahuan?”

“Ketahuan apanya? Santai aja, aman."

"Aman gimana?"

"Orang Islam itu kebanyakan seneng bacanya aja. Kalau sudah baca, mereka bakal tenang karena ngerasa udah dapat banyak pahala buat bekal masuk surga. Atau mentok-mentoknya, paling baca quran buat dilombakan."

"Lomba apa?"

"Ada lomba merdu-merduan suara, ada lomba banyak-banyakan hafalan, ada juga lomba cepat-cepat dan banyak-banyakan khataman, terutama kalau bulan Ramadan."

"Jadi, mereka gak paham isinya ya?"

"Kebanyakan sih gitu! Kalaupun paham, ya gak diamalkan, terutama ayat-ayat yang ada ilmu pengetahuannya. Bagi mereka, yang penting itu akhirat. Kalau ilmu pengetahuan, itu cuma untuk kehidupan dunia. Apalagi untuk memahami ayat-ayat ilmu pengetahuan itu kan perlu akal, nah, mereka itu paling anti kalau harus pake akal buat memahami Al Quran.

"Wk wk wk wk…. Bener juga ya!

Pokoknya kalau urusan ngamalin al Quran, tujuan mereka itu mentok-mentoknya biar masuk surga."

"Wk wk wk wk…. Iya, iya. Aku tahu itu."

"Kamu tahu pentingnya persatuan kan?"

"Iya. Kenapa emang?"

"Dalam Al Quran, persatuan itu ditekankan banget. Tapi nyatanya? Mereka justru paling sering kelahi antarormas atau antaraliran. Pokoknya kalau udah fanatik sama aliran atau tokoh tertentu, mereka bakal siap mati, dah! Iya, kan?"

"Wk wk wk… Iya,  iya. Bener banget itu, bro!"

"Perintah kerja keras ada juga kan kubahas?"

"Iya, ada tadi."

"Itu juga sama. Bagi mereka, kerja keras itu justru bakal bikin mereka lupa dengan kehidupan akhirat. Buat apa mengejar dunia? Itu cuma sementara. Atau kalau nggak, yang penting soleh, rajin doa, nanti keajaiban rezeki bakal datang sendiri."

"Wk wk wk wk…. Itu konyol banget sih, bro…"

"Makanya aku gak takut."

Wuih…. Kelas memang. Ternyata itu alasanmu? Iya, iya, iya…. Pantes aja kamu bisa dapat gelar doktor bidang teologi. Pemikiranmu terbukti cerdas, kritis, sekaligus sadis.”

"Wk wk wk wk…." tawa mereka pun pecah bersamaan.

Akhirnya, naskah buku itu pun diterima penerbit, dan laris manis di pasaran. Bahkan pembelinya bukan hanya dari kalangan mereka, melainkan juga dari kalangan umat Islam. Apakah itu untuk dibaca? Belum tentu! Yang penting bisa dipajang di lemari buku yang ada di ruang tamu.

 

B.       Pengertian

Teks cerita lucu yang mengandung pesan sindiran.

 

C.       Struktur (susunan)

1.      Abstraksi              à Gambaran

2.      Orientasi              à Pengenalan

3.      Krisis                    à Masalah

4.      Reaksi                 à Tanggapan

5.      Koda                    à Penutup

 

D.       Ciri kebahasaan

1.      Menggunakan kalimat yang menyatakan masa lalu

2.      Menggunakan kalimat retoris

3.      Menggunakan konjungsi waktu dan sebab akibat

4.      Menggunakan kata kerja aksi

5.      Menggunakan kalimat perintah dan atau seru

 


SURAT LAMARAN PEKERJAAN

A. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu: menjelaskan pengertian surat dan surat lamaran pekerjaan; men...